Jumat, 29 Maret 2013

Perbincangan Semua Ketum Komisariat HMI Secabang Selong


Terwujudnya lima kualitas insan cita dalam organisasi HMI adalah harapan semua kader HMI. Berkumpulnya simpul-simpul komisariat secabang selong pagi ini yang bertempat di sekret bersama komisariat se-STKIP di gedung KNPI ini bertujuan untuk memaksimalkan peroses kaderisasi dimasing-masing komisariat, perkumpulan ini juga bertujuan untuk menjalin emosional antar komisariat sekaligus
bertukar pikiran mengenai lancarnya perkaderan di masing-masing komisariat. Berbagai pemikiran dari masing-masing ketua umum komisariat ini bermuara pada satu permasalahan yaitu terkait dengan solidnya anggota dengan perngurus, pengurus dengan pengurus dan anggota dengan anggota. Perbincangan ini diwarnai dengan wacana yang dilontarkan oleh Sem (ketum ips-belum dilantik), Kusuma (ketum UGR-sudah dilantik), Evi (ketum IAIH-baru dilantik), dan saya sendiri Habib (ketum MIPA yg belum dilantik) sedangkan Kudusiah selaku ketum PBS yang belum dilantik juga minta izin ke kampus dan tidak bisa mengikuti diskusi.

Tibalah saatnya keum IPS mengawali perbincangan dengan mengutarakan kondisi kader saat ini yang mengalami kemandegan dalam ber HMI, salah satu cara untuk mengoptimalkan kinerja kader adalah dengan cara memberikan mereka pemahaman tentang masing-masing tupoksi (tugas pokok dan fungsi) yang mengemban amanah sebagai pengurus di internal komisariat. Solusi cerdas yang diluncurkan adalah menurutnya dengan cara masing-masing pengurus menggandeng dua orang anggota untuk siap dikader secara individuil sehingga akan terjalin ikatan emosional yang baik antara pengurus dengan anggota. Terkait dengan hubungan emosional yang baik, wacana yang mirip juga dilontarkan oleh ketum UGR yang mengatakan bahwa kegiatan pengkaderan HMI tidak hanya dilakukan sebatas seremonial belaka akan tetapi lebih kepada pendekatan individual ataupun komunal dengan cara silaturahmi ke masing-masing rumah anggota. Dengan begitu secara tidak langsung hubungan emosionalpun akan terjalin dengan sendirinya. Lain halnya dengan komisariat IAIH yang tidak begitu kesulitan dalam menangani masalah keaktifan anggota, karena menutut ketum IAIH ini anggota hanya butuh bimbingan dari pengurus agar mereka mampu mengeluarkan bakat yang terpendam pada diri mereka yang biasa kaita sebut dengan pengaktualisasian diri. Memang benar bahwa setiap kita pasti ingin unggul dalam segala hal terlebih yang paling pundamental adalah mampu mengaktualisasikan potensi yang ada dalam diri kita sendiri.

Semua setatemen yang dilontarkan masing-masing ketum ini sudah bagus dan saya sepakat dengan semua itu, saya berpendapat saat diskusi tadi berlangsung adalah bahwa kita perlu memberikan perhatian penuh pada anggota dan memberikan tanggung jawab dengan cara memberikan program yang harus mereka handle sendiri sebagai pengurus sesuai dengan tupoksi mereka masing-masing. Berhubung kepengurusan yang sekarang ini adalah kader-kader yang baru di LK-kan kemarin jadinya mereka belum tau betul seluk beluk kepengurusan HMI dan ke HMI-an mereka juga masih sangat kering sekali, kita saja sebagai ketum yang sekarang tidak begitu memahami secara mendalam dan tuntas semua materi ke HMI-an itu. Oleh karena itulah tidak salah jika seorang ketua umum membebankan kabid-kabid dengan suatu program yang dirancang sendiri agar mereka merasa bertanggung jawab dan merasa memiliki organisasi ini, alangkah baiknya jikalau mereka mampu mengkonsepkan sendiri perogram mereka. Tapi semua itu perlu tahapan-tahapan yang kita rancangkan. Mereka akan begitu dengan sendirinya saat mereka sudah merasa memiliki organisasi ini dengan sepenuhnya dan takut meninggalkan HMI.

Akhirnya semoga dengna sedikit pemikiran ini mampu membawa organisasi kearah yang lebih cemerlang kedepannya demi terwujudnya lima kualitas insan cita yang menjadi tujuan HMI. Dengan berbekalkan motto HMI yang saya rasa mampu menggerakkan hati kita untuk menjalankan roda organisasi ini dengan baik dan sukses. “dengan iman, ilmu dan amal kita berjuang, yakin usaha sampai (yakusa)” inilah motto HMI yang menjadi motivasi kita untuk menjalankan missi organisasi dengan baik. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita yang membacanya dan mampu mengamalkannya amiin. 

Billa hittaufik wal hidayah,
Wassalamu'alaikum.wr.wb

Lokasi: Pancor, Selong, Lotim, NTB

0 komentar:

Posting Komentar